Bicara merupakan pengungkapan maksud dalam diri melalui perkataan. Dengan bicara manusia berinteraksi dengan diri sendiri, orang lain, bahkan Tuhannya. Dan bicaranya seorang hamba yang unggul memiliki ciri-ciri; bijak, semangat mencari solusi, dan kritis.
1. Bijak
Berkata bijak artinya sesuai dengan hikmah, sedang hikmah merupakan suatu muatan yang sarat dengan imu dan nilai-nilai kebajikan. Jadi dalam bijak terkandung perkataan lembut, memberi semangat, penuh pengertian, sabar, lapang dada, tidak melebihi ukuran, serta meletakkan sesuatu pada tempatnya. Rasul merupakan teladan bijak. Kata-kata beliau tidak hanya adil, tapi juga teduh bagi orang lain. Suatu ketika Rasul diminta komentar tentang Abu Bakar yang shalat witirnya dikerjakan sebelum tidur sedang Umar mengerjakan setelah tidur, mana yang benar? Rasul menjawab, kalau demikian Abu Bakar orang yang hati-hati, dan Umar orang yang punya kemauan kuat. Subhanallah, keduanya mendapatkan pujian dari Rasul sekaligus jawaban bahwa keduanya dibolehkan. Bijak adalah suatu sikap yang berorientasi pada kemaslahatan, menjaga perasaan menyuluhkan semangat, meletakkan kebenaran sebagai landasannya. Rasul pernah mngingatkan, sikap ramah tidak menjadikan sesuatu kecuali indah”. (Muslim)
2. Semangat mencari solusi
Dunia yang kompleks ini terlalu berat untuk kita pikul sendiri. Masalah demi masalah datang menghadang, bagi orang yang paham ini adalah tarbiyah Ilahi, namun tidak semua orang bisa mengerti dan menerima kenyataan. Karena itu berbagai perasaan akan meringankan beban. Semangat mencari solusi mengarahkan kita akan arti penting keberadaan kita. Tak ada masalah tanpa solusi. Kemampuan kita mencari solusi merupakan parameter nilai diri kita. Justru untuk itulah kita terlahir. We born to learn and solve. Kekuatan bahu kita tidak hanya diukur dari seberapa kuat kita memikul beban tapi juga seberapa lembut bahu kita menjadi sandaran bagi orang lain. Semangat mencari solusi kan mnghindarkan kita dari kesia-siaan keberadaan kita dalam kehidupan. Rasul bersabda, sebaik-baik kita adalah orang yang paling banyak memberi manfaat untuk orang lain. Di lain waktu Rasul mengingatkan barang siapa yang meringankan beban seorang hamba, maka Allah akan meringankan bebannya di akhirat kelak.
3. Kritis
Kritis merupakan kemampuan nalar dalam mencermati suatu perkara. Dalam Islam merupakan refleksi sikap “bacalah”, “bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan”. Jadi kritis adalah membaca penomena dengan Allah sebagai landasan sekaligus tujuannya. Membaca ciptaan-Nya tidak hanya alam fisika tapi juga manusia dan hubungan sosialnya, bahkan Tuhan sekalipun. Sikap kritis akan mendorong kita menjangkau suatu permasalahan selengkap mungkin, akan mendorong kita mengambil keputusan yang tepat dengan kompleksitas persoalan. Rasulullah merupakan teladan yang kritis. Suatu ketika beliau ditanya tentang amal yang paling afdhal. Rasul menjawab amal yang paling utama adalah jihad fi sabilillah. Namun di lain kesempatan Rasul dengan pertanyaan yang sama menjawab, berbuat baik pada orang tua. Perbedaan ini karena kondisi kedua penanya yang tidak sama.
Bicaralah …
3 Mei 2008 oleh jebel
Teringat pada jaman yunani kuno, ada sekelompok orang yang sangat jago bicara, pada tingkat yang sangat tinggi mereka hanya sekedar bicara dan tanpa memperdulikan muatan danpak positif atau negatif penyampaian tuturkata dari semuah pembicaraan, kerena satu alasan, bahwa bahasa tidak akan pernah mampu menyampaikan esensi dari hakekat kebenaran, kelompok ini sering dikenal dalam literatuh arab dengan sebutan Sufisthoiyun.
Menarik apa yang saudara tulis. Tanpa bisa dipungkiri nilai dari sebuat bahasa amatlah sangat mahal, sampai-sampai Tuhanpun memilih bahawa sebagai instrumen wahyu dan mukjizat terakhirnya di muka bumi… tradisi dialogpun kerap kali Quran sampaikan, tinggal bagaimana kemampuan kita seoptimal mungkin bicara sebagaimana Quran bicara.
Saya punya satu pertanyaan dan mohon petunjuk;
Bagaimana agar tunulisan saya dimuat dalam wordpress anda, saya betul-betul telah lupa passwodnya, mohon SMS saya…
Kamasiih.
Dari yang merindukanmu untuk berjuang dijalan Allah.